FESTIVAL GEROBAK SAPI 2017 HARI KE-2



Festival Geribak Sapi 2017 hari ke-2 dibuka dengan arak-arakan pawai yang mengiringi Guburnur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Hemas, dan para tamu undangan yang menuju panggung utama FGS 2017.


Arak-arakan terdiri dari:  Pasukan berkuda, Bregodo, Jemparingan (Pemanah), Jodhang (Tumpeng Untuk Rakyat), Pamong Desa, Gerobak Sapi yang dikendarai Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Hemas, Sekda DIY, Bupati Sleman Sri Purnomo, Asisten keistimewaan DIY, Kapolda DIY, Kadispar DIY, serta Wakil dari Gubernur AAU, serta Rombongan Sepeda, Trail, jeep, serta ATV.


sesampainya di lokasi acara, telah digelar pula Kenduri Desa dalam rangka Mangayubagyo Wisudan Ndalem yang merupakan bentuk rasa syukur atas pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY periode 2017-2022.

Kenduri desa Mangayubagyo Wisudan Ndalem
Kenduri desa diikuti oleh warga Bokoharjo, para bajingan, para hadirin dan penonton serta peserta berbagai lomba yang memadati areal FGS 2017. Dalam kenduri ini warga, bajingan dan hadirin dapat menikmati sego Kembul Bujono, nasi besek berbentuk tumpeng mini ini merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan yang satu dan maha Esa.

Tumpeng Jodhang (Tumpeng Untuk Rakyat)

Dalam prosesi juga diserahkan tumpeng untuk rakyat yang disebut Jodhang yang melambangkan bentuk perhatian dari pemerintah kepada warga masyarakat. Tumpeng ini kemudian dapat dinikmati secara cuma-cuma oleh masyarakat dan pengunjung FGS 2017

Sego Kembul Bujono 
Mengiringi acara kenduri desa, Ketua FGS Nuryanto mewakili para bajingan menyampaikan sambutan yang berisi semangat para bajingan untuk terus melestarikan gerobak sapi dan harapan para bajingan bahwa acara FGS dapat terus menjadi agenda tahunan DIY guna mengukuhkan gerobak sapi sebagai ikon pariwisata DIY.

Ketua FGS 2017 Nuryanto

Harapan para bajingan ditanggapi oleh Gubernur DIY dalam sambutannya kemudian yang menyatakan bahwa DIY selalu mendukung penuh pelestarian gerobak sapi dan beliau juga menginginkan agar acara seperti ini juga dilakukan di destinasi-destinasi wisata baru untuk makin memperkenalkan khasanah wisata di DIY yang amat kaya.



Gubernur juga menyarankan agar pemerintah Prambanan dapat terus mengembangkan areal wisata terutama Bokoharjo misalnya dengan menggerakkan koperasi, membuka homestay atau areal kuliner yang dikelola oleh ibu-ibu setempat, serta fasilitas pendukung untuk meningkatkan potensi wisata.

Acara dilanjutkan dengan pembukaan karnaval gerobak sapi hias yang akan mengelilingi areal pedesaan sekitar. Acara FGS 2017 yang diikuti oleh 139 Gerobak Sapi kali ini cukup menarik perhatian warga, pengunjung dan wisatawan baik mancanegara maupun dalam negeri.

Tari Sekar Pujiastuti

Selain menampilkan karnaval gerobak hias, FGS 2017 juga menampilkan gerobak 20 custom yang dihias secara berasama oleh para bajingers yang mewakili komunitas secara kolaboratif dengan para seniman.
Gerobak Custom FGS 2017

Lomba tahunan yang juga masih diminati oleh penonton adalah lomba balap gerobak sapi (offroad) yang kali ini menempuh rute memutar. Selain rangkaian lomba untuk para bajingan, para pencinta gerobak sapi juga dapat mengikuti lomba desain, lomba foto profesional dan lomba selfie/wifie bersama gerobak sapi.





0 komentar:

Posting Komentar

 

Twitter Updates

Facebook